Hukrim

Warga Desa Pilang Dilaporkan Hilang di Sungai Kahayan

19
×

Warga Desa Pilang Dilaporkan Hilang di Sungai Kahayan

Sebarkan artikel ini
Warga Desa Pilang Dilaporkan Hilang di Sungai Kahayan
PENCARIAN-Tim gabungan ketika melakukan pencarian terhadap Nurohim, nelayan yang dilaporkan hilang. FOTO ISTIMEWA

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Seorang warga Desa Pilang, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), dilaporkan hilang saat mencari ikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. Korban bernama Nurohim, warga RT 01 Desa Pilang, diketahui belum kembali ke rumah sejak Sabtu, (5/7).

Menurut informasi yang dihimpun, Nurohim berangkat dari rumah sekitar pukul 16.00 WIB untuk mencari udang di sungai, aktivitas yang rutin dilakukannya setiap hari. Biasanya korban kembali sekitar pukul 06.00 WIB pagi keesokan harinya. Namun, pada Minggu, (6/7) Nurohim tidak kunjung pulang.

Warga setempat kemudian menemukan perahu milik korban sekitar pukul 08.00 WIB. Perahu tersebut ditemukan dalam kondisi hanyut dan tersangkut pada rakit tak jauh dari kapal tongkang yang berlabuh di lokasi tambang pasir Desa Pilang. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan korban belum diketahui.

Plt Kalaksa BPBD Pulpis Herman Wibowo, menyampaikan bahwa saat ini pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Pulpis, Basarnas Palangka Raya, Polsek Jabiren Raya, aparat Desa Pilang, Tagana dan masyarakat setempat.

Tim menyisir area DAS Kahayan menggunakan kelotok, speedboat, dan perahu dulpin, serta melakukan penelusuran dari titik awal keberangkatan korban. Selain itu, pengumpulan informasi tambahan terkait kronologis kejadian juga terus dilakukan untuk membantu proses pencarian yang akan dilanjutkan kembali esok hari.

Saat terakhir terlihat, Nurohim mengenakan baju berwarna abu-abu dan celana training abu-abu.

BPBD Pulang Pisau mengimbau kepada masyarakat apabila melihat atau menemukan seseorang dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Call Center BPBD Pulpis.

“Upaya pencarian akan terus kami lanjutkan. Kami mohon bantuan dan kerja sama dari masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan korban,” ujar Herman Wibowo.

Selanjutnya, peristiwa ini juga dibenarkan Kepala Desa (Kades) Pilang Rusli. “Iyak pak benar informasi ini. Hari ini sudah dilakukan pencarian, kalau dugaan korban tenggelam dan yang bersangkutan benar berprofesi sebagai nelayan tangkap,” ucapnya.

 

“Dan, sampai saat ini yg bersangkutan belum bisa ditemukan. Sekarang keluarga beserta warga setempat dibantu tim gabungan lainnya masih melakukan pencarian menggunakan kelotok menyisir perairan,” jelas Rusli menambahkan. c-mye