Hukrim

4 Hari Pencarian, Asmirin Ditemukan Tak Bernyawa

31
×

4 Hari Pencarian, Asmirin Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
TENGGELAM-Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Asmirin yang ditemukan tenggelam setelah empat hari pencarian. FOTO ISTIMEWA

MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID — Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan terhadap seorang warga Desa Buntok Baru, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara (Barut), akhirnya membuahkan hasil.

Korban bernama Asmirin (49), ditemukan pada hari keempat, tepatnya Jumat (11/7). Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah pergi memeriksa jebakan ikan (kalang) di Sungai Barito. Hanya sampan yang ditemukan mengapung, sementara keberadaan korban tidak diketahui.

Indra Saputra, Koordinator Lapangan Basarnas mengatakan korban akhirnya ditemukan pertama kali oleh warga. Saat itu, permukaan sungai sedang surut sehingga sebagian tubuh korban tampak mengapung di air. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenarannya.

“Begitu mendapat laporan, kami segera ke lokasi penemuan yang berada tidak jauh dari titik korban diduga tenggelam. Dan benar, itu adalah korban yang kami cari. Selanjutnya korban langsung kami evakuasi.” Katanya.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan segera dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyatakan operasi SAR resmi selesai. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

“Dengan ditemukannya korban dan telah dievakuasi ke rumah duka, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan dan masyarakat yang turut membantu. Berkat kerja keras dan sinergi yang baik, korban akhirnya dapat ditemukan,” ungkapnya. fwa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *