Hukrim

Balita Tewas Tenggelam di Galian Parit Belakang Rumah

36
×

Balita Tewas Tenggelam di Galian Parit Belakang Rumah

Sebarkan artikel ini
TENGGELAM-Lokasi tenggelamnya balita di bekas galian belakang rumah. FOTO ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya mengevakuasi seorang balita yang diduga meninggal dunia akibat tenggelam di galian parit tepat di belakang rumahnya, di Jalan Haka 39, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Senin (11/8).

Koordinator Call Center 112 Sucipto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 16.46 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya dugaan anak tenggelam. Menindaklanjuti informasi itu, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Sosial, BPBD, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi.

“Pelapor menginformasikan bahwa ada dugaan anak tenggelam dan meminta agar segera dilakukan evakuasi,” ujar Sucipto.

Tim gabungan langsung melakukan pencarian di lokasi. Tak lama, korban ditemukan dalam kondisi tubuh sudah lemas. Meski tim medis memberikan pertolongan pertama, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

“Korban berinisial NR, berusia 3 tahun, dinyatakan meninggal dunia,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian, adik korban yang berusia 1 tahun 4 bulan terlihat menunjuk ke arah galian parit sedalam dua meter yang penuh air, hanya berjarak sekitar dua meter dari rumah. Namun, tidak terdengar suara percikan atau tanda seseorang jatuh ke air.

Tetangga yang curiga kemudian menanyakan keberadaan anak tersebut kepada ibu korban, yang saat itu tengah beraktivitas di dapur. Menyadari satu anaknya tidak terlihat, sang ibu bersama tetangga langsung melakukan pencarian.

Kecurigaan mengarah pada galian parit di belakang rumah, hingga akhirnya mereka melapor ke Call Center 112. Tim rescue yang datang berupaya menolong korban dan membawanya ke RS Muhammadiyah.

“Hingga pukul 18.20 WIB, korban tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Pihak medis akhirnya menyampaikan kepada keluarga bahwa anak tersebut telah meninggal dunia,” pungkas Sucipto. mak

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *