PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Hiu Putih I, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Selasa (30/9) sekitar pukul 17.20 WIB.
Asap tebal dan kobaran api membumbung tinggi, menghanguskan satu unit rumah dan sebuah barak kosong yang terdiri dari empat pintu. Seluruh bangunan yang berbahan kayu tua itu dengan cepat dilalap api.
Peristiwa ini langsung menyita perhatian warga sekitar. Banyak masyarakat berdatangan menyaksikan kejadian tersebut, hingga menimbulkan kemacetan karena lokasi berada di kawasan padat penduduk.
Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), BPBD Kota dan Provinsi, relawan, serta BPK swakarsa berjibaku memadamkan api yang sudah membesar.
Koordinator Call Center 112 Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto, mengungkapkan kebakaran diduga dipicu ulah dua anak kecil yang membakar sarang tawon di sekitar lokasi.
“Menurut informasi warga, ada dua anak kecil yang membakar sarang tawon. Warga sebenarnya sudah menegur, tapi tidak diindahkan. Anak-anak itu menutupi wajah dengan kain sarung agar terhindar dari sengatan tawon, namun tidak memikirkan akibatnya. Padahal bangunan di situ sudah tua dan lapuk,” jelas Sucipto.
Ia menambahkan, rumah yang terbakar berada persis di samping barak, dan diketahui merupakan milik pemilik barak tersebut. Beredar kabar penghuni rumah sedang sakit stroke atau mengalami kelumpuhan.
“Informasinya simpang siur, ada yang bilang korban sudah dilarikan ke rumah sakit, ada juga yang menyebut masih berada di dalam rumah. Tim masih melakukan penyisiran untuk memastikan,” ujarnya.
Sucipto menjelaskan, jika memang ada korban di dalam rumah, seharusnya ditemukan sisa organ tubuh karena proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit. “Kalau tidak ada tanda-tanda, berarti informasi soal korban tidak benar,” tegasnya. mak











