PALANGKA RAYA/tabengan.co.id- Kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) bahwa guru memiliki jasa besar dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan kunci dalam kemajuan bangsa.

“Wajib bagi seluruh stakeholder untuk menghargai profesi guru. Karena tanpa adanya guru, tidak akan ada SDM yang maju dan berkembang, di mana guru kerap disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa,” kata Duwel Rawing, Anggota Komisi III DPRD Kalteng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Jumat (27/5).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kabupaten Katingan, Gunung Mas (Gumas) dan Kota Palangka Raya ini juga mengatakan, dalam kurun waktu beberapa dekade, pemerintah pusat telah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang bertujuan untuk memajukan dunia pendidikan, tanpa terkecuali meningkatkan kesejahteraan guru.
Salah satunya mewajibkan seluruh guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mengikuti program sertifikasi. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program sertifikasi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan guru. Mengingat selama ini masih banyak guru yang belum sejahtera, namun tetap melaksanakan tugasnya sepenuh hati dengan berbagai keterbatasan fasilitas maupun sarana-prasarana penunjang, seperti guru di daerah pelosok.
Menurut Duwel, hal itu tentunya bertolak belakang dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2022 terkait Tambahan Penghasilan Bagi Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes), yang saat ini menjadi polemik dan dianggap tidak berpihak kepada 2 profesi vital tersebut.
“Apabila guru yang sudah bersertifikasi tidak mendapatkan tunjangan seperti TKD dan TPP, artinya guru akan kembali ke masa-masa sulit dan hal itu tentunya tidak adil bagi penyandang profesi guru. Selama ini kita tahu semua pejabat di pemeritahan bisa menduduki posisinya karena keberadaan guru sebagai kunci pengembangan SDM berkualitas,” pungkas politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini. nvd












terimakash Bapak sudah bersuara untuk kami para Guru
Terimakasih pak atas bentuk dukungannya terhadap profesi guru…
Ilmu tidak akan manfaat kalo lupa dengan siapa ilmu itu diperoleh. Maka muliakanlah guru niscaya ilmu yg ada selalu bermanfat