Spirit Kalteng

1500 Terdaftar, 2500 Belum, BPJS Kesehatan: Karena Masalah NIK

15
×

1500 Terdaftar, 2500 Belum, BPJS Kesehatan: Karena Masalah NIK

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sampit Budi Sukrawa

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Adanya ribuan pekerja perusahaan besar swasta dari sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang belum terdaftar dalam program BPJS Kesehatan diketahui karena permasalahan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sampit Budi Sukrawa melalui  Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik Khairansyah menjelaskan, temuan ribuan pekerja di salah satu PBS tersebut yang belum terdaftar program BPJS Kesehatan, dikarenakan NIK yang tidak valid dan juga ada pekerja yang statusnya masih terdaftar sebagai peserta PBI dari Pemerintah.

Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI adalah salah satu program bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada masyarakat berupa bantuan iuran jaminan kesehatan menggunakan basis data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Untuk itulah, ribuan para pekerja ini belum dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan,” terangnya kepada Tabengan, di Sampit, Selasa (25/10).

Dilanjutkan Khairansyah, untuk saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang bersangkutan terkait temuan tersebut.

Bahkan, menurutnya, pada saat ini dari total sekitar 3.700 orang pekerja yang belum terdaftar sudah ada sekitar 1.500 orang pekerja yang kini sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Dalam hal ini dirinya juga menyampaikan jika pihak perusahaan memberikan respon baik terkait bantuan, agar para pekerjanya tersebut dapat terdaftar sebagai peserta program  jaminan kesehatan nasional.

“Kita sendiri berupaya meningkatkan jumlah kepesertaan program BPJS Kesehatan, apalagi dengan kemudahan tata cara pendaftaran yang saat ini kita berikan, tentunya tidak ada alasan lagi bagi perusahaan untuk tidak mendaftarkan pekerjanya,” pungkasnya. c-may

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *