PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Si jago merah mengamuk di Jalan Garuda Palangka Raya, Minggu (8/1). Sebanyak 5 unit bangunan yang dijadikan barak hangus dilalap api. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Informasi yang dihimpun, pemilik rumah sedang tak berada di tempat saat kebakaran terjadi.
Kasi Operasional Rencana Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, asal api diduga dari sebuah bangunan yang digunakan sebagai tempat usaha salon. “Perhitungan ada 5 bangunan semacam barak tempat usaha. Dugaan sementara arus pendek. Dari keterangan saksi, barak itu kosong, berarti tidak ada hal lain selain arus pendek,” beber Sucipto.
Sementara, saksi di lokasi kejadian, Epa, mengatakan dirinya sempat mendengar ledakan sebelum kebakaran terjadi. Saat kejadian, Epa sendiri sedang menghadiri acara resepsi pernikahan di Jalan Cendrawasih. “Saya tidak tahu, sebab kami tadi di kemantenan (acara pernikahan), saat makan langsung ada bunyi meledak. Antara dua kemungkinan listrik atau tabung gas,” bebernya saat dibincangi Tabengan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah. “Karena bangunan saja kita bisa nilai, tiga ratusan juta pasti,” ujar Sucipto. DPKP menurunkan 5 unit damkar dibantu PAM Swakarsa yang ada di Kota Palangka Raya turut memadamkan api.
Armada Damkar yang diturunkan terdiri dari Hino Zigler dan PS 190 yang mendapat dukungan dari TNI/Polri, Satpol PP, BPBD dan Redkar. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban baik luka ringan maupun berat. Bangunan diketahui milik almarhum Siti Norlilah yang kini dihuni anaknya. dsn











