SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Kematian operator alat berat yang jasadnya ditemukan tergelatak tepat didepan exavator di areal perekebunan kelapa sawit tepatnya di perempatan Block B 57, Divisi I Kage PT WNL, Desa Kruing, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih menjadi misteri.
Ketika dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Lajun Siado Rio Sianturi masih belum bisa memberi keterangan resmi terkait penyebab dari tewasnya operator yang bernama Liberti Tambunan tersebut.
“Untuk saksi kami serahkan kepada Polsek. Sementara ini kasus masih dalam penyelidikan. Kami juga masih menunggu hasil autopsi dari dokter forensik agar penyebab kematian dapat terungkap,” terang Lajun, Selasa (11/4) kemarin.
Lajun menambahkan, bahwa tindakan yang diambil kepolisian tergantung dari hasi autopsi. Apabila hasil autopsi mengarah kepada hasil tindak kejahatan maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan.
“informasi lebih lanjut nanti akan kami sampaikan, sementara ini kami masih menunggu hasil autopsi,” pungkasnya. prs
Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi Jasad Operaor Alat Berat











