Hukrim

Ada Botol Bekas BBM di Lokasi Karhutla

17
×

Ada Botol Bekas BBM di Lokasi Karhutla

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/FERY BOTOL BBM - Sertu Eko Cahyono ketika menemukan botol plastik bekas yang berisikan sisa BBM di lokasi karhutla di Jalan Dulin Kandang, Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Sabtu (24/6).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai terjadi di wilayah Kalimantan Tengah. Seperti pada Sabtu (24/6), karhutlah terjadi di Jalan Dulin Kandang, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya. Kurang lebih dua jam, Tim gabungan dari Badan Penanggulangam Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya bersama  pemadam Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, berhasil memadamkan api kemudian melakukan pendinginan di lokasi Karhutla.

Tak disangka, ketika melakukan penyisiran di sekitar lokasi karhutla, petugas menemukan satu botol plastik bekas berisikan bahan bakar minyak (BBM). “Dengan temuan ini maka patut diduga jika karhutla yang terjadi karena sengaja dibakar untuk membuka lahan,” ucap Babinsa Kelurahan Kereng Bangkirai, Sertu Eko Cahyono.

Dengan temuan tersebut, lanjut Sertu Eko, barang bukti botol plastik bekas kemudian diamankan dan dilaporkan ke atasan untuk bisa ditindaklanjuti.  “Tentunya kita selalu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar saat membuka lahan. Mengingat dampak yang ditimbulkan dapat merugikan orang banyak dan perbuatan membakar lahan masuk dalam ranah pidana,” ujarnya.

TABENGAN/YULIANSYAH
PEMADAMAN – Tim gabungan BPBD, Damkar swakarsa bersama TNI-Polri dan masyarakat saat berupaya memadamkan api di Km8 Anjir Serapat, Kapuas Timur, Minggu (25/6).

Puluhan Ha Lahan di Kapuas Timur Terbakar

Karhutlah juga terjadi di dua handil di Kapuas, Minggu (25/6), yakni handil Habib dan Hamid, Km 8 Anjir Serapat, Kecamatan Kapuas Timur . Puluhan hektare lahan purun dan kayu galam ludes terbakar. Data dari BPBD Kapuas, api mulai terlihat di sekitar wilayah ujung  Handil Habib sekitar pukul 08.00 WIB.

Tim Satgas BPBD Kapuas bersama relawan BPK  gabungan langsung ke lokasi berupaya memadamkan api. Tim dibantu bom air dari helikopter. Namun karena sulitnya mendatangi titik api di  lokasi kejadian terlebih minimnya peralatan, tim hanya dapat berupaya memblok dan melakukan pembasahan pada lahan yang belum terbakar, dengan tujuan agar kobaran api tidak merambah lebih luas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga melalui Kabid Penanggulangan dan Logistik, Harun, saat dibincangi wartawan, mengatakan tim gabungan baik TNI-Polri, para relawan dari gabungan BPK Swasta, sudah berupaya semaksimal mungkin guna melakukan penanggulanganya.

Selain lokasi yang sulit dijangkau, kurangnya peralatan membuat mereka lambat untuk melakukan pemadaman. Api baru bisa padam sekitar pukul 15.00 WIB. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas untuk selalu mentaati anjuran pemerintah, sama-sama menjaga terlebih jangan membakar lahan. “Mari kita saling menjaga, taati peringatan pemerintah dan jangan membuka lahan dengan cara dibakar, terlebih di musim kemarau ini, sebab lengah sedikit maka akan fatal akibatnya bagi kita semua,” katanya.  fwa/c-yul

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *