BUNTOK/TABENGAN.CO.ID – Sebuah rumah warga di Jalan Merdeka Raya, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), ludes terbakar dilahap si jago merah, Senin (31/7) pagi. Dugaan sementara, kebakaran akibat korsleting listrik rumah.
Pantauan, pemadam kebakaran baru bisa menjinakan kobaran api kurang lebih satu jam kemudian. Hal tersebut dikarenakan petugas Damkar mengalami kesulitan saat memadamkan api lantaran bangunan rumah kayu tersebut diapit dua buah gedung walet dan akses mobil Damkar sulit masuk ke lokasi.
Untuk memadamkan kobaran api, petugas Damkar setempat harus mengerahkan 6 unit mobil pemadam, dan dibantu satu unit armada water canon milik Polres Barsel dan satu unit mobil tangki dari BPBD setempat serta Damkar Plaza Bringin Buntok.
Menurut keterangan Arifin, warga sekitar tempat kejadian (TKP), rumah tersebut sudah ditinggal pemiliknya selama tiga bulan belakangan ini. “Sebelum kejadian pukul 07.10 WIB saya mengantar anak saya sekolah, sepulangnya anak dan istrinya tiba-tiba mengeluarkan mobil dari depan rumah toko (Ruko). Anak saya bilang ada api di rumah sebelah, kemudian saya langsung mengecek dari atas Ruko. Saya lihat kobaran api dan asap tebal membumbung tinggi berasal dari di sebelah kiri bangunan rumah tanpa penghuni tersebut,” kata Arifin.
“Tanpa berpikir panjang saya lansung menginformasikan kepada warga di sekitar TKP dan melaporkan kepada Pemadam Kebakaran (Damkar) bahwa telah terjadi kebakaran di komplek pertokon di Jalan Mardeka,” kata Arifin.
Di tempat yang sama, Lusdiansyah selaku Ketua RW 01, RT 06 Kelurahan Hilir Sper Buntok mengatakan, rumah yang terbakar tersebut adalah rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya kurang lebih tiga bulan lalu. Kebakaran diduga akibat terlalu lama ditinggal pemiliknya dan listrik terus hidup. “Akibat korsleting listrik tersebut maka terjadinya kebakaran yang menghanguskan seisi dan seluruh bangunan rumah. Untungnya kejadian kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Ludisdyansah. c-lis











