Hukrim

Anak Kurang Gizi Dibuang di Semak-semak

13
×

Anak Kurang Gizi Dibuang di Semak-semak

Sebarkan artikel ini
Anak Kurang Gizi Dibuang di Semak-semak
DIBUANG - Wakil Bupati Kotim Irawati saat menjenguk anak yang dibuang ke semak-semak, ketika mendapatkan perawatan di RSUD dr Murjani, Sampit, Rabu (1/11). TABENGAN/MAYA SELVIANI

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Seorang anak yang diperkirakan berusia 3 tahun dan berat badan 7,8 kilogram, ditemukan warga di semak-semak Jalan Tjilik Riwut km 8 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (1/11).

Batita yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu ditemukan warga yang kebetulan mendengar suara tangisan anak di lokasi tersebut. Melihat kondisi anak yang lemah dan juga penuh luka, warga membawa batita itu ke Puskesmas terdekat. Setelah dari Puskesmas anak tersebut dirujuk petugas kesehatan ke RSUD dr Murjani Sampit.

Saat di rumah sakit, batita itu langsung mendapatkan penanganan dari tim medis dengan didampingi pihak dari Dinas Sosial (Dinsos), PMI dan LSM Lentera Kartini.

Sekretaris LSM Lentera Kartini Fifit Novita Handayani mengatakan, saat ditemukan kondisi anak tersebut dalam kondisi lemah dan kelaparan. Anak kecil yang tidak diketahui namanya itu langsung melahap habis makanan apa saja yang disodorkan.

“Apa saja yang ditawarkan langsung dimakan habis, sepertinya kelaparan sekali. Kasihan karena sekitar sehari semalam ditelantarkan di semak-semak,” ujarnya.

Ditambah lagi, lanjutnya, kondisi badan anak tersebut sangat kurus dan juga ditemukan sejumlah luka lama dan luka baru di bagian kepala dan di sekitar wajah.

“Kalau di wajah sepertinya luka karena terkena ilalang, kondisinya anak ini juga sepertinya kurang gizi karena kurus sekali dari perkiraan usianya 3 tahun,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotim Irawati didampingi Kepala Dinsos Wiyono juga mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi terakhir anak tersebut. Saat dikunjungi anak tersebut sedang tidur dan kondisinya tampak membaik dari saat awal ditemukan.

Dalam kesempatan itu, Irawati merasa prihatin dengan adanya kejadian tersebut. Karena masih ada orang tua yang tega membuang atau menelantarkan anaknya, di mana sebagian orang justru mengharapkan memiliki anak.

Meski demikian dirinya memastikan jika Pemkab Kotim akan melakukan penanganan terhadap kondisi anak tersebut.

“Saat ini kita konsentrasi untuk memulihkan kondisi kesehatannya dulu, karena kondisinya sangat kurus sekali dan juga ada luka-luka dibagikan kepala,” kata Irawati. c-may