PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Operasi Keselamatan Telabang tahun 2024 resmi digelar Polda Kalimantan Tengah, Senin (4/3) pagi. Kegiatan yang dilaksanakan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri di seluruh Indonesia tersebut bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Purwanto melalui Dirlantas Kombes Pol RS Handoyo mengatakan, Operasi Keselamatan Telabang akan digelar selama 14 hari dimulai dari 4-17 Maret mendatang.
Ada tujuh sasaran pokok yang menjadi prioritas penindakan dengan empat bentuk pelanggaran, yakni penggunaan helm SNI, berboncengan lebih dari dua orang, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara serta berkendara dalam pengaruh alkohol, kemudian menggunakan rotator atau sirine yang bukan peruntukannya, dan lain-lain.
“Operasi Keselamatan Telabang 2024 melibatkan 550 personel. Kita turut mendapat bantuan dari PT Jasa Raharja berupa 150 buah trafficone, 30 barikade dan 100 buah rompi lalu lintas,” katanya usai gelar pasukan di lapangan Barigas Polda Kalteng.
Ia memastikan penindakan dalam operasi kali ini dilakukan secara persuasif dan simpatik. Di antaranya dengan memberikan edukasi, bimbingan penyuluhan, sosialisasi, serta patroli di sejumlah wilayah yang rawan kecelakaan maupun rawan kemacetan.
“Penindakan kami lakukan melalui sistem ETLE Statis maupun ETLE Mobile. Apabila ditemui pelanggaran, maka akan diberikan blangko teguran. Jadi, kami tidak melakukan kegiatan berupa tilang di jalan raya,” ujar Dirlantas.
Handoyo mengharapkan, Operasi Keselamatan Telabang 2024 dapat berjalan dengan lancar demi menciptakan situasi Kamtibmas maupun Kamseltibcarlantas yang kondusif.
“Bagi para pengendara motor baik roda dua dan empat diharap dapat mematuhi tata tertib berlalu lintas. Bukan hanya saat ada operasi kepolisian, namun di aktivitas sehari-hari,” pungkasnya. fwa











