PEMKO PALANGKA RAYA

Antrean BBM Terkendali, Pemko Palangka Raya Tetap Lakukan Pemantauan

37
×

Antrean BBM Terkendali, Pemko Palangka Raya Tetap Lakukan Pemantauan

Sebarkan artikel ini
Hadi Suwandoyo dan Berlianto

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kondisi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya mulai kembali normal, setelah beberapa hari sebelumnya terjadi kepadatan akibat meningkatnya pembelian bahan bakar minyak (BBM) oleh masyarakat.

Pantauan di beberapa SPBU pada Minggu (10/5/2026), seperti di kawasan Jalan Yos Sudarso, Jalan S Parman, Jalan G Obos, Bukit Keminting hingga wilayah Km 12, menunjukkan antrean kendaraan sudah jauh berkurang. Arus kendaraan yang sebelumnya sempat memadati badan jalan kini terlihat lebih tertib dan pelayanan pengisian BBM kembali berjalan lancar.

Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui instansi terkait masih terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi BBM berjalan aman dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kondisi serupa tidak kembali terjadi.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya Hadi Suwandoyo menyampaikan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi antrean di SPBU saat ini sudah jauh lebih kondusif dibanding beberapa hari sebelumnya.

Alhamdulillah kondisi di lapangan mulai terkendali. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU sudah berkurang dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan agar situasi tetap aman dan tertib,” ujarnya saat diwawancarai wartawan, Senin (11/5/2026).

Menurut Hadi, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, pihak SPBU dan Pertamina terus dilakukan selama beberapa hari terakhir untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan optimal. Langkah tersebut dinilai cukup efektif dalam mengurai kepadatan antrean yang sebelumnya terjadi di sejumlah titik.

Selain melakukan pemantauan, petugas gabungan juga sebelumnya membantu mengatur arus kendaraan di sekitar SPBU guna menghindari kemacetan dan penumpukan antrean di badan jalan.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palangka Raya Berlianto mengungkapkan, personel gabungan dari pemerintah kota yang sebelumnya disiagakan di sejumlah SPBU kini mulai ditarik karena situasi dinilai sudah lebih stabil.

“Kondisi sudah mulai normal sehingga personel yang sebelumnya berjaga di SPBU sudah kami tarik. Namun pengawasan tetap dilakukan secara mobile untuk memastikan situasi tetap terkendali,” ungkapnya.

Ia menambahkan, monitoring lapangan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kembali peningkatan antrean masyarakat di SPBU.

Berlianto juga mengimbau masyarakat agar tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas distribusi serta mencegah kembali terjadinya kepadatan antrean di SPBU.

“Masyarakat kami harapkan tetap bijak dalam membeli BBM dan tidak perlu khawatir berlebihan. Pemerintah bersama pihak terkait terus memastikan stok dan distribusi BBM di Kota Palangka Raya tetap aman,” pungkasnya. dte/fwa-red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *